Dasar Pendidikan: Pendidikan Kewarganegaraan

Showing posts with label Pendidikan Kewarganegaraan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan Kewarganegaraan. Show all posts

Makna Pancasila Bagi Bangsa Indonesia

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia, yang mempunyai makna dan peran penting dalam berdirinya negara Indonesia ini. Menurut Frans Magnis Suseno Pancasila itu sendiri bisa di maknai sebagai berikut :
1. Merupakan kesepakatan bersama bangsa Indonesia yg mementingkan semua komponen dari Sabang sampai Merauke.
2. Merupkan cita – cita bersama -> semua kelompok dan golongan bisa mengembangkan hidup menurut cita-cita mereka sendiri dengan tetap berpedoman pada Pancasila.

Pancasila itu sendiri di tetapkan menjadi dasar negara karena 2 alasan pokok, yaitu :
Pertama : bersifat umum dapat diterima semua pihak
Kedua : relevan untuk dijadikan dasar negara

PANCASILA merupakan kristalisasi kearifan (wisdom), budaya dan sejarah bangsa -> harus tercermin dalam kebijakan Polek

Adapun makna yang terkandung di masing - masing sila (ke-5 sila) seperti berikut :
Sila Pertama : Ketuhanan Yang Maha Esa -> Memercayai adanya Tuhan yang satu, tuhan yang maha Esa.
Sila Kedua : Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab -> Mengandung pengertian HAM : Hak hidup, Hak Kebebasan, Persamaan Hak dan Hak untuk memiliki.
Sila Ketiga : Persatuan Indonesia -> Sudah jelas, Negara Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan adat harus bersatu untuk Negara Indonesia, Menempatkan kesatuan, persatuan, kepentingan, dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.
Sila Keempat : SILA KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN / PERWAKILAN
  • Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.
  • Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
  • Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi semangat kekeluargaan.
  • Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  • Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil musyawarah.
Sila kelima : SILA KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA
  • Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong-royong.
  • Bersikap adil.
  • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  • Menghormati hak-hak orang lain.
  • Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial

Aspek dan Tujuan dari Pendidikan Kewarganegaran

Pada dasarnya pendidikan itu sendiri bisa kita dapatkan di semua tempat dan kapan saja, tergantung diri kita sendiri. pendidikan disini bukan arti ligkup pendidikan formal (sekolah), karena justru banyak pendidikan yang bisa peroleh di luar sekolah "non formal", misal dari kegiatan extra kulikuler, kursus dan ndak kalah pentingnya pengaruh dari keluarga. Faktor pendidikan dari keluargalah yang nantinya mempunyai andil yang sangat besar dalam membentuk karakter anak nantinya.

Namun secara Umum pendidikan mengarah pada 2 aspek hal yaitu :

1) BEKAL PENGETAHUAN & PENGALAMAN
Akademi, Profesionalisme, Ketajaman & Kedalaman intelektual Patuh pada nilai atau kaidah ilmu (it is a matter of having)
2) MEMBENTUK KEPRIBADIAN / JATI DIRI
Dengan pendidikan akan membentuk karakteristik siswa, misal ; siswa ingin menjadi sarjana /ilmuwan yang selalu mengutamakan kepentingan bangsa (it is a matter of being)

Tujuan dari Pendidikan Kewarganegaraan bisa di artikan sebagai berikut :

Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pengetahuan Kewarganegaraan dalam negara demokrasi :

  • Kehidupan kewarganegaraan, politik & pemerintahan
  • Dasar Negara
  • Lembaga-lembaga negara & mekanisme kerjanya
  • Hubungan antara lembaga negara dengan warga negara >> apa peran Warga Negara