Dasar Pendidikan: Pendidikan Umum

Showing posts with label Pendidikan Umum. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan Umum. Show all posts

Fungsi Karbohidrat Bagi Tubuh Manusia

Fungsi karbohidrat bagi tubuh manusia ~ Dalam keseharian manusia selalu mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, namun apakah anda tahu fungsi karbohidrat bagi tubuh manusia itu sendiri ? maka dari itu penting rasanya mengetahui makanan sehat yang mengadung karbohidrat dan mengtahui porsi karbohidrat yang seharusnya di butuhkan oleh tubuh manusia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Secara umum fungsi karbohidrat bagi tubuh memang menghasilkan energi bagi manusia, namun pembahasan secara lebih rinci mengenai fungsi karbohidrat bagi tubuh manusia akan penulis jelaskan lebih detail disini

Fungsi Karbohidrat Bagi Tubuh Manusia

1) Menghasilkan energi 
Seperti yang kita ketahui,  selain menyehatkan karbohidrat merupakan zat makanan penghasil energi yang paling utama yang sering di temui dalam makanan sehari-hari. Sedangkan arti Energi sendiri ialah kemampuan untuk melakukan kerja. Kandungan karbohidrat yang terdapat dalam tubuh  berupa monosakarida, yang cara kerjanya karbohidrat diedarkan oleh hati ke dalam sel-sel tubuh. Dengan adanya oksigen maka monosakarida teroksidasi dan dibawa oleh darah dari hati ke seluruh bagian tubuh manusia, dimana hasil dari oksidasi adalah panas atau kalori. Dari Panas yang terjadi selanjutnya diubah oleh tubuh menjadi energi/tenaga untuk beraktifitas/bergerak. Sehingga secara umum jika semakin banyak pergerakan otot, maka semakin banyak pula karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh.

2) Memberikan efek rasa kenyang 
Sebagian besar makanan yang mengandung karbohidrat tinggi akan memberikan rasa kenyang, Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan selulosa yang terdapat dalam bahan makanan berkarbohidrat.

3) Memberikan cadangan tenaga bagi tubuh manusia
Kelebihan utama dari karbohidrat ialah jika seseorang mengkonsumsi makanan berlebihan yang mengandung karbohidrat, maka tidak langsung dibuang oleh tubuh manusia, melainkan disimpan dalam tubuh yang nantinya bisa di manfaatkan oleh tubuh ketika membutuhkan banyak karbohidrat seperti aktifitas tubuh yang meningkat, berolahraga, kerja keras, dan aktifitas yang memerlukan fisik lainnya.
Kebutuhan karbohidrat pada manusia bervariasi, karena jumlah karbohidrat dalam makanan yang kita konsumsi tidak selalu seimbang dengan jumlah karbohidrat yang diperlukan. misalnya saja jika aktifitas sedikit maka konsumsi karbohidrat juga harus sedikit, karena tubuh hanya memerlukan sedikit karbohidrat.
Namun perlu di ketahui juga jika terjadi kelebihan karbohidrat terlalu banyak dan berlangsung dalam waktu lama, maka Kelebihan karbohidrat akan tersimpan dalam bentuk lemak di bawah jaringan kulit. Jika hal ini dibiarkan  dapat menyebabkan terjadinya kelebihan berat badan yang menimbulkan kegemukan atau obesitas.
fungsi karbohidrat bagi tubuh
Jenis dan Kandungan Karbohidrat yang terkandung dalam umbi-umbian

Begitupun sebaliknya jika tubuh manusia kekurangan karbohidrat dalam kurun waktu yang cukup lama bisa berakibat terjadinya defisiensi zat gizi yang berdampak pada munculnya penyakit tertentu, seperti busung lapar, dan penyakit lainnya. Hal ini terjadi karena kandungan karbohdrat pada tubuh di pergunakan untuk aktifitas yang sumbernya dari cadangan energi yang berasal dari lemak dan protein pada tubuh. Jika hal ini terus berlangsung tanpa ada upaya pencegahan makan cadangan protein dan lemak akan semakin berkurang dan tentu Hal ini sangat membahayakan kesehatan manusia.  

Istilah-Istilah yang ada dalam LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi)

Istilah-Istilah yang ada dalam LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi)

Mungkin diantara kita sering mendengar istilah LPJK ? namun apakah sudah tahu maksud dari LPJK itu sendiri serta pengaruh dan fungsi dari LPJK itu sendiri ? Pengertian LPJK itu sendiri ialah Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi yang berkecimpung di dunia kontruksi Nasional Indonesia. 
Secara umum ada beberapa istilah yang perlu anda ketahui dalam  Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi di Indonesia yang diantaranya :

1 LPJK adalah Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi, yaitu Lembaga yang melaksanakan
pengembangan jasa konstruksi sebagaimana dimaksud dalam pasal 31 ayat (3) Undang -
Undang Nomor 18 tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi.

2 LPJK Nasional adalah Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional yang
berkedudukan di ibu kota Negara.

3 LPJK Daerah adalah Lembaga Pengembangan Jasa  Konstruksi Daerah yang berkedudukan di ibu kota Propinsi.

4 Peraturan LPJK adalah norma dan aturan yang dikeluarkan oleh LPJK Nasional, bersifat nasional yang mengatur antara lain tentang registrasi, klasifikasi, kualifikasi, dan sertifikasi badan usaha, keterampilan kerja, dan keahlian kerja, tata cara pengikatan kontrak, pendidikan dan pelatihan, akreditasi asosiasi jasa konstruksi.

5 AD / ART LPJK adalah Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga LPJK yang ditetapkan dalam Musyawarah Nasional LPJK.

6 Usaha jasa konstruksi adalah usaha yang bergerak di bidang jasa konstruksi mencakup jenis usaha, bentuk usaha, klasifikasi dan kualifikasi usaha jasa konstruksi.

7 Asosiasi adalah asosiasi perusahaan, yaitu satu atau lebih wadah organisasi perusahaan baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum yang bergerak di bidang usaha jasa konstruksi.

8 Asosiasi terdaftar adalah asosiasi yang telah terdaftar di LPJK sesuai ketentuan AD / ART LPJK.

9 Asosiasi tercatat adalah asosiasi yang telah terdaftar tercatat di LPJK sesuai ketentuan AD / ART LPJK.

10 Usaha Orang Perseorangan adalah usaha pelaksana di bidang jasa konstruksi yang dilakukan oleh orang perseorangan yang berketerampilan kerja tertentu.

11 Badan usaha adalah badan usaha pelaksana di bidang jasa konstruksi yang berbentuk badan hukum maupun yang berbentuk bukan badan hukum.

12 Akreditasi adalah suatu proses penilaian yang dilakukan oleh LPJK terhadap asosiasi tercatat atas kompetensi dan kinerja asosiasi untuk dapat melakukan sertifikasi anggota asosiasi.

13 Asosiasi terakreditasi adalah asosiasi tercatat yang telah memenuhi persyaratan akreditasi dan ditetapkan oleh LPJK.

14 Registrasi adalah suatu kegiatan LPJK untuk menentukan kompetensi badan usaha sesuai klasifikasi dan kualifikasi yang diwujudkan dalam bentuk Sertifikat Badan Usaha.

15 TDUP adalah Tanda Daftar Usaha Orang Perseorangan, yaitu tanda bukti pendaftaraan usaha orang perseorangan dengan penetapan klasifikasi dan kualifikasi usaha.

16 SBU adalah Sertifikat Badan Usaha, yaitu wujud registrasi sebagai tanda bukti pengakuan atas penetapan klasifikasi dan kualifikasi badan usaha.

17 Sertifikasi adalah proses penilaian untuk mendapatkan pengakuan terhadap klasifikasi dan
kualifikasi atas kompetensi dan kemampuan usaha di bidang jasa konstruksi yang berbentuk
badan usaha.

18 Klasifikasi adalah bagian kegiatan registrasi untuk menetapkan penggolongan usaha di bidang jasa konstruksi menurut bidang dan sub bidang pekerjaan.

19 Kualifikasi adalah bagian kegiatan registrasi untuk menetapkan penggolongan usaha di bidang jasa konstruksi menurut tingkat / kedalaman kompetensi dan kemampuan usaha.

20 KSLN adalah Komite Sertifikasi LPJK Nasional, yaitu satuan kerja tetap dalam LPJK Nasional yang bertugas melaksanakan sertifikasi badan usaha pada tingkat nasional.

21 KSLD adalah Komite Sertifikasi LPJK Daerah yaitu satuan kerja tetap dalam LPJK Daerah yang bertugas melaksanakan sertifikasi badan usaha pada tingkat daerah.

22 KSAN adalah Komite Sertifikasi Asosiasi Nasional yaitu satuan kerja tetap dalam Asosiasi terakreditasi yang bertugas melaksanakan sertifikasi badan usaha anggotanya pada tingkat
nasional.

23 KSAD adalah Komite Sertifikasi Asosiasi Daerah yaitu satuan kerja tetap dalam Asosiasi terakreditasi yang bertugas melaksanakan sertifikasi badan usaha anggotanya pada tingkat
daerah.

24 TVVN adalah Tim Verifikasi dan Validasi Nasional yaitu satuan kerja tetap dalam Asosiasi belum terakreditasi yang bertugas melaksanakan verifikasi dan validasi badan usaha anggotanya pada tingkat nasional.

25 TVVD adalah Tim Verifikasi dan Validasi Daerah yaitu satuan kerja tetap dalam Asosiasi belum terakreditasi yang bertugas melaksanakan verifikasi dan validasi badan usaha anggotanya pada tingkat daerah.

26 BP - LPJK Nasional adalah Badan Pengawas LPJK Nasional, yaitu satuan kerja tetap dalam LPJK Nasional yang bertugas melaksanakan pengawasan yang terkait dengan tugas-tugas LPJK Nasional.

27 BP - LPJK Daerah adalah Badan Pengawas LPJK Daerah, yaitu satuan kerja tetap dalam
LPJK Daerah yang bertugas melaksanakan pengawasan yang terkait dengan tugas-tugas LPJK Daerah.

28 BPRU Nasional adalah Badan Pelaksana Registrasi Badan Usaha Nasional, yaitu satuan kerja tetap dalam LPJK Nasional yang bertugas melaksanakan registrasi pada tingkat  nasional.

29 BPRU Daerah adalah Badan Pelaksana Registrasi Badan Usaha Daerah, yaitu satuan kerja tetap dalam LPJK Daerah yang bertugas melaksanakan registrasi pada tingkat daerah.

30 Unsur stake holder adalah perorangan anggota masyarakat jasa konstruksi, yang mempunyai kepentingan dan atau kegiatan yang berhubungan dengan usaha dan pekerjaan jasa konstruksi, yang dalam kegiatan sertifikasi bukan merupakan pengurus maupun personil anggota asosiasi.

31 NRBU adalah Nomor Registrasi Badan Usaha yang diberikan oleh BPRU Nasional / BPRU Daerah dan dicantumkan pada SBU.

32 DRBU adalah Daftar Registrasi Badan Usaha yang dikeluarkan oleh LPJK yang berisi daftar badan usaha yang telah diregistrasi oleh LPJK.

33 DIBU adalah Data Inti Badan Usaha yaitu himpunan data badan usaha yang meliputi data administrasi, data pengurus, data keuangan, data personalia dan data pengalaman.

34 Tenaga Ahli adalah tenaga di bidang jasa konstruksi yang memiliki sertifikat keahlian bagi perencana dan pengawas konstruksi serta sertifikat keahlian kerja bagi pelaksana konstruksi sebagai bukti kompetensi dan kemampuan profesi keahlian kerja orang perseorangan di bidang jasa konstruksi menurut disiplin  keilmuan dan atau kefungsian dan atau keahlian tertentu.

35 Tenaga Terampil adalah tenaga di bidang jasa konstruksi yang memiliki sertifikat keterampilan kerja sebagai bukti kompetensi dan kemampuan profesi keterampilan kerja orang perseorangan di bidang jasa konstruksi menurut disiplin keterampilan dan atau kefungsian tertentu.

36 PJBU adalah Penanggung Jawab Badan Usaha, yaitu pimpinan badan usaha yang ditetapkan sebagai Penanggung Jawab Badan Usaha.

37 PJT adalah Penanggung Jawab Teknik, yaitu tenaga ahli atau tenaga terampil yang ditunjuk pimpinan badan usaha untuk bertanggung jawab atas keseluruhan kegiatan teknik badan usaha.

38 PJB adalah Penanggung Jawab Bidang, yaitu tenaga ahli yang ditunjuk pimpinan badan usaha untuk bertanggung jawab atas satu bidang kegiatan teknik badan usaha.

39 STI – LPJK adalah Sistem Teknologi Informasi LPJK, yaitu sistem informasi berbasis teknologi yang menghimpun semua data dan informasi jasa konstruksi yang dimiliki oleh LPJK.

40 Tim Pembina Jasa Konstruksi Nasional adalah Tim yang dibentuk Pemerintah Pusat yang melakukan pembinaan jasa konstruksi secara nasional.

Demikian beberapa istilah penting yang ada dalam  Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Indonesia, dan semoga bisa memberikan manfaat buat anda yang sedang mencari info seputar istilah-istilah yang ada di LPJK Indonesia.
Referensi : http://masjoen.blogspot.com dan peraturan lembaga pengembangan jasa konstruksi nomor 11 tahun 2006 RI.

Konsep Dasar Pendidikan

Konsep dasar pendidikan harus ada disetiap element pendidikan di indonesia, agar dunia pendidikan bisa menjadi dasar terbentuknya negara kesatuan republik indonesia yang berpendidikan dan berpikir maju. pengertian dari pendidikan itu sendiri mempunyai arti yang luas, namun berdasarkan para pakar pendidikan arti pendidikan bisa di artikan ;
  1. Pendidikan berarti tahapan kegiatan yang bersifat kelembagaan (seperti sekolah dan madrasah) yang dipergunakan untuk menyempurnakan perkembangan individu dalam menguasai pengetahuan, kebiasaan, sikap dan sebagainya (Dictionary of Psychology, 1972)
  2. Pendidikan ialah segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup serta pendidikan dapat diartikan sebagai pengajaran yang diselenggarakan di sekolah sebagai lembaga pendidikan formal (Mudyahardjo, 2001)
  3. sedangkan jika ditilik arti pendidikan berdasarkan kamus besar bahasa indonesia, pendidikan ialah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1991)
Dari beberapa uraian dan pengertian pendidikan diatas disimpulkan bahwa pada dasarnya pendidikan adalah usaha manusia (pendidik) untuk dengan penuh tanggung jawab membimbing anak-anak didik menuju kedewasaan dalam berpikir dan berperilaku. 

Konsep Belajar
Belajar merupakan komponen ilmu pendidikan yang berkenaan dengan tujuan dan bahan acuan interaksi, baik yang bersifat eksplisit maupun implisit(tersembunyi). Untuk menangkap isi dan pesan belajar, maka dalam belajar tersebut individu menggunakan kemampuan pada ranah :
a. Kognitif yaitu kemampuan yang berkenaan dengan pengetahuan, penalaranatau pikiran terdiri dari kategori pengetahuan, pemahaman, penerapan,analisis, sintesis dan evaluasi. 
b. Sikomotorik yaitu kemepuan yang mengutamakan keterampilan jasmaniterdiri dari persepsi, kesiapan, gerakan terbimbing, gerakan terbiasa, gerakan kompleks, penyesuaian pola gerakan dan kreativitas.
c. Afektif yaitu kemampuan yang mengutamakan perasaan, emosi, dan reaksi-reaksi yang berbeda dengan penalaran yang terdiri dari kategori penerimaan, partisipasi, penilaian sikap, organisasi dan pembentukan polahidup.

Secara umum ada tiga jalur pendidikan yang dilaksanakan di Indonesia yaitu:
1) Pendidikan formal, yaitu jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.
2) Pendidikan non formal, yaitu jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.
3) Pendidikan informal, yaitu jalur pendidikan keluarga dan lingkungan.

Unsur Pendidikan
1. Subyek yang dibimbing/pebelajar
2. Orang yang membimbing/pembelajar
3. Interaksi edukatif antara pebelajar dan pembelajar
4. Tujuan pendidikan
5. Materi/isi pendidikan
6. Konteks (alat,metode,lingkungan)

Dari uraian diatas konsep dasar pendidikan ialah  konsep dasar yang mengharuskan adanya kontinuitas dan sinkronisasi dari pendidikan yang berlangsung di sekolah maupun diluar sekolah. Belajar dapat diperoleh dari siapa saja dan apa saja, baik yang disengaja dirancang maupun yang diambil manfaatnya.kualitas proses dan pencapaian hasil pendidikan yang optimal harus menggunakan teknologi pendidikan dalam proses pembelajaran.

Referensi :
Teknologi pembelajaran, Definisi dan kawasannya. Seri pustaka Teknologi Pendidikan No. 12. Jakarta
Dewi  Salma dan Siregar, Evelione, 2007 Teknologi  Pendidikan. RaSAIL. Edisi Pertama. Semarang Prawiradilaga.
http://perdita-alazhar2.blogspot.com/p/konsep-dasar-pendidikan-dan-makna.html

Pengertian Data Mining dan Metode Data Mining

Akhir-akhir ini banyak saya sering sekali mendengar istilah data mining, terlebih buat saya yang sekarang masih berstatus sebagai mahasiswa jurusan sistem informasi. Lalu apa sebenarnya pengertian dari data mining itu sendiri ? secara umum data mining bisa di definisikan suatu proses yang digunakan untuk mencari informasi data dan knowledge yang berguna, dimana diperoleh dari data-data yang telah ada /dimiliki. 

Adapun langkah yang di perlukan dalam data mining antara lain :

1. Identity The Business Problem
Hal utama adalah mengetahui masalah bisnis yang dihadapi. Karena kita tidak bisa mengolah data jika kita tidak tau yang sedang kita hadapi. Kita harus mengetahui masalah-masalah apa yang sedang dihadapi. Dengan mengetahui masalah yang dihadapi kita dapat menentukan data-data mana saja yang kita butuhkan untuk dapat dilakukan tahap analisa.
2. Mine The Data For Actionable Information
Setelah mengetajui identifikasi masalah, kita memperolah data-data mana saja yang diperlukan untuk analisa. Barulah kita melakukan analisa terhadap data-data tersebut. Dan dari analisa tersebut analisis akan dapat memperolah sebuah knowledge baru dan baru lah dapat diambil suatu keputusan/kebijaksanaan.
3. Take The Action
Dan dari keputusan/kebijaksanaan yang didapat dari proses data mining itu barulah kita terapkan dengan aksi berupa tindakan-tindakan yang kongkrit/nyata dalam proses bisnis.
4. Measure Results
Selanjutnya adalah memonitor hasil dari langkah-langkah yang sudah dijalankan. Apakah sudah sesuai  dengan target yang diharapkan dan apakah sudah bisa mengatasi masalah-masalah yang ada.



Jenis/Metode DataMining
1. Market Basket Analysis
Market basket analysis adalah proses untuk menganalisis kebiasaan pelanggan dalam menyimpan item-item yang akan dibeli ke dalam keranjang belanjaannya. Market basket analysis memanfaatkan data transaksi penjualan untuk dianalisis sehingga dapat ditemukan pola berupa item-item yang cenderung muncul bersama dalam sebuah transaksi. Selanjutnya pola yang ditemukan dapat dimanfaatkan untuk merancang strategi penjualan atau pemasaran yang efektif, yaitu dengan menempatkan item-item yang sering dibeli bersamaan ke dalam sebuah area yang berdekatan, merancang tampilan item-item di katalog, merancang kupon diskon (untuk diberikan kepada pelanggan yang membeli item tertentu), merancang penjualan item-item dalam bentuk paket, dan sebagainya. Dengan menggunakan teknologi data mining, analisis data secara manual tidak diperlukan lagi.

2. Memory-Based Reasoning
Metode klasifikasi yang digabungkan dengan penalaran berbasis memori. proses menggunakan satu set data untuk membuat model dari prediksi atau asumsi-asumsi yang dapat dibuat tentang objek baru yang diperkenalkan. Ada dua komponen dasar untuk metode MBR. Yang pertama adalah kesamaan fungsi, yang mengukur bagaimana anggota yang sama dari setiap pasangan object satu sama lain. Yang kedua adalah fungsi kombinasi, yang digunakan untuk menggabungkan hasil dari himpunan tetangga untuk sampai pada keputusan.

3. Cluster Detection
Ada dua pendekatan untuk clustering. Pendekatan pertama adalah dengan mengasumsikan bahwa sejumlah cluster sudah tersimpan dalam data, tujuannya adalah untuk memecah data ke dalam cluster. Pendekatan lain, disebut clustering agglomerative, dengan asumsi keberadaan setiap jumlah yang telah ditetapkan cluster tertentu, setiap item keluar di cluster sendiri, dan proses terjadi berulang-ulang yang berupaya untuk menggabungkan cluster, meskipun proses komputasi sama.

4. Link Analysis
proses mencari dan membangun hubungan antara object dalam kumpulan data juga mencirikan sifat yang terkait dengan hubungan antara dua object. Link Analysis berguna untuk aplikasi analitis yang mengandalkan teori grafik untuk mengambil kesimpulan. Selain itu Link Analysis berguna untuk proses optimasi.

5. Rule Induction
Ekstraksi aturan sebab-akibat dari data secara statistic. identifikasi aturan bisnis yang tersimpan di dalam data. Metode berhubungan dengan induksi aturan yang digunakan untuk proses penemuan. Salah satu pendekatan untuk penemuan aturan adalah menggunakan pohon keputusan.

6. Neural Networks
model prediksi non linear yang melakukan pembelajaran melalui latihan dan menyerupai struktur jaringan nerual yang terdapat pada mahluk hidup. Mampu menurunkan pengertian dari data yang kompleks dan tidak jelas dan dapat digunakan pula untuk mengekstrak pola dan mendeteksi tren-trend yang sangat kompleks untuk dibicarakan baik oleh manusia maupun oleh sistem komputer.


Rekan sudah sedikit tahu mengenai data mining, penjelasan seputar data mining ini berdasarkan sepengetahuan penulis seputar data minign yang di peroleh dari beberapa sumber. 


Sumber : Wikipedia dan Buku seputar Data Mining

Download Google Translate Offline

Saya yakin sudah banyak yang tahu manfaat dari google translate yang kita tahu selama ini adalah google translate yang bisa kita akses melalui internet, namun mungkin ada yang belum tahu kalau google translate ini sekarang sudah ada yang versi offline jadi dengan begitu rekan ndak perlu repot-repot harus koneksi internet jika ingin membuka google translate.

Fitur yang diberikan google translate offline pun juga hampir sama dengan google translate online bahkan sedikit lebih canggih, yakni seperti :
  • Support translate lebih dari 60 bahasa
  • Hasil translate /terjemahan bisa di dengarkan
  • Terjemahan kata per kata atau frase
  • Input media bisa melalui tulisan tangan, camera maupun suara "keren kan .. !"
  • dan pastinya rekan ndak perlu koneksi internet untuk menggunakan aplikasi ini, alias offline.
Tapi sayang sampai artikel ini di buat/terbitkan, google tranlate offline ini hanya suuport untuk Android. ya bagi pengguna PC seperti saya bersabar aja, siapa tahu kedepannya yang versi PC/notebook bisa ada.

Bagi rekan yang mempunyai android, bisa mencobanya melalui link ini.

Fungsi Otak Kanan dan Otak Kiri

Manusia di karunia dua sisi otak, yakni otak kanan dan otak kiri yang disambung oleh segumpal serabut yang disebut corpus callosum. Belahan otak kanan menguasai dan mengatur belahan kiri badan, sedangkan belahan otak kiri menguasai dan mengatur belahan kanan badan. Respon, tugas dan fungsi belahan otak kiri dan kanan berbeda dalam menghayati berbagai pengalaman belajar, sebagaimana seseorang mengalami realitas secara berbeda-beda dan unik. Belahan otak kiri terutama berfungsi untuk berpikir rasional, analitis, berurutan, linier, saintifik. Jadi bagian otak ini yang digunakan untuk berpikir mengenai hal hal yang bersifat matematis dan ilmiah. 

Belahan otak kanan berfungsi untuk berpikir holistic, spasial, metaphoric dan lebih banyak menyerap konsep matematika, sintesis, mengetahui secara intuitif, elaborasi, dan variable serta dimensi humanistic mistik. Otak kanan ini mengurusi masalah pemikiran yang abstrak dengan penuh imajinasi. Misalnya warna, ritme, musik, dan proses pemikiranlain yang memerlukankreativitas, orisinalitas, daya cipta, dan bakat artistic. Pemikiran otak kanan lebih santai, kurang terikat oleh parameter ilmiah dan matematis. Kita dapat melibatkan diri dengan segala rupa dan bentuk, warna-warni dan kelembutan, dan mengabaikan segala ukuran dan dimensi yang mengikat.

Seseorang yang semata-mata menggunakan salah satu sisi otak saja seringkali mengalami kesulitan menggunakan sisi otak yang lain secara bergantian. Karena itulah mereka yang terdidik untuk lebih dominant berpikir secara logis akan cenderung mengabaikan kemampuan kreativitasnya, sehingga akan mengalami keterbatasan kemampuan untuk berpikir di luar batas rasional yang telah diajarkan padanya. Ia akan menjadi seseorang yang berpikir dengan dimensi tunggal dan meyakini bahwa caranya tersebut adalah yang paling efektif.

Misalnya seseorang yang tidak pernah diajarkan untuk menggunakan pola piker yang logis dan rasional akan menjadi seorang pelukis dan desainer yang hebat, tetapi kurang terbiasa dengan gambar arsitektural yang memerlukan pemikiran logis dengan susunan dan perhitungan analitis.
Juga ditemukan fakta,bahwa salah satu sisi otak yang kurang dipergunakan tersebut diaktifkan, seringkali hasilnya akan menjadi jauh lebih efektif dibandingkan hanya salah satu bagian saja yang aktif. Ternyata, bila kedua sisi otak tersebut dapat bekerja secara bergantian sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi maka akan terjadi suatu sinergi yang memberikan hasil akhir yang lebih baik. 

Pemberian beban yang sama kepada kedua dimensi pikiran ini, kita dapat berpikir lebih efektif dengan santai. Daripada hanya terbiasa dengan pola berpikir secara ilmiah atau imajinatif, tentu akan jauh lebih baik lagi bila kita mampu berpikir dengan kedua pola tersebut secara terpadu. Untuk memperoleh kemampuan tersebut, anda hanya perlu melatih pengembangan kekuatan otak anda seluruhnya, dan potensi tersebut terdapat pada diri setiap orang.

Ada 5 tips kita dapat menghafal dengan cepat.
A.Indera
Keterampilan memperhatikan perlu kita pelajari, karena akan sulit mengingat sesuatu apabila kita tidak memperhatikan dari awal. Dengan menggunakan kombinasi penglihatan (mata), bunyi (telinga), gerak (tangan dan kaki), bau (hidung), dan rasa (lidah), akan menciptakan memori terkuat.

B.Buat Kesan
Untuk membuat sesuatu dapat diingat buat menjadi berkesan, buat kesan objek yang akan kita ingat secara imajinatif dan berlebih-lebihan.

C. Mainkan Emosi
Kesan yang bermuatan cinta, kebahagiaan, dan kesedihan mudah untuk diingat. Dengan menggunakan kesan dari perasaan hangat, perasaan yang membuat jantung kita berdegup kencang dan memancarkan kebahagiaan, akan membantu memori kita.

D. Asosiasi dan Imajinasi
Gunakan asosiasi dan imajinasi pribadi kita seperti anggota-anggota keluarga kita, rumah kita, kantor, teman-teman, peristiwa, dan hal-hal yang istimewa bagi kita.

E. Repitisi
Berkonsentrasilah secara penuh pada materi yang sedang dipelajari dan mengulangnya dengan cara yang berbeda dan kreatif seperti mengucapkannya keras-keras dan lebih baik bila dibuat peta pikiran.

Referensi : artikel belajar kemdiknas

Cara dan Teknik Membaca Cepat

Cara membaca cepat sangat di perlukan dalam situasi-situasi tertentu misal dalam mengerjakan soal ujian misalnya, ada dua cara untuk teknik membaca cepat yakni teknik skimming dan teknik scanning, yang bisa di jelaskan seperti berikut ini :
A) Teknik Skimming
Teknik membaca Skimming adalah teknik membaca secara garis besar (sekilas) untuk mendapatkan gambaran umum isi buku. Setelah itu kita melacak informasi yang ingin kita ketahui secara mendalam. Untuk memperlancar proses skimming maka lakukanlah terlebih dahulu membaca daftar isi, kata pengantar, pendahuluan, judul atau sub judul, serta kesimpulan di beberapa bagian buku ini minimal kita bisa menafsirkan apa inti dari isi buku yang akan kita baca tersebut.
Biasanya teknik ini digunakan untuk memcari buku yang menarik di perpustakaan, atau mencari kata dalam kamus, dll.

B) Teknik Scanning
Teknik membaca scanning adalah membaca suatu informasi dimana bacaan tersebut dibaca secara loncat-loncat dengan melibatkan asosiasi dan imajinasi, sehingga dalam memahami bacaan tersebut kita dapat menghubungkan kalimat yang satu dengan kata-kata sendiri. Jadi dalam teknik ini tidak seluruh kata/kalimat dibaca. Biasanya kata-kata kunci yang menjadi perhatian pembaca. Sebagai gambaran nyata, teknik ini biasa diilustrasikan seperti kita sedang membaca Koran, mencari judul-judul atau topic berita yang dianggap menarik, mengerjakan soal bacaan, dll.


Sebelum melatih membaca cepat, kita perlu paham beberapa langkah untuk membaca cepat, yang diantaranya :
Persiapan
Tahap persiapan ini dimulai dengan membaca judul. Judul ini kita coba menafsirkannya sesuai dengan asosiasi dan imajinasi serta pengalaman yang telah kita alami. Kita bisa menafsirkan isi bacaan dari judul yang dibaca. Hubungkan pengalaman/wawasan yang kita miliki sengan judul bahan bacaan yang akan dibaca.
Kemudian perhatikan gambar dan keterangan gambar dari materi yang akan dibaca. Biasanya gambar atau ilustrasi dalam buku mengilustrasikan isi bacaan. Oleh karena itu symbol visual ini dapat membantu kita memahami isi bacaan dari suatu informasi yang sedang kita pelajari.
Huruf cetak tebal/huruf miring juga perlu di perhatikan. Huruf yang dicetak berbeda ini biasanya melambangkan kata/kalimat penting dalam isi bacaan. Langkah selanjutnya adalah membaca alinea awal dan akhir. Alinea awal mengantarkan pembaca pada isi bacaan, sedangkan aliena akhir biasanya berupa pokok pikiran dari isi bacaan. Melalui aliena awal dan akhir ini dapat membantu kita menafsirkan keseluruhan isi bacaan yang ada. dengan begitu kita bisa tahu inti pokok permasalahan.

Pelaksanaan

Setelah melakukan tahap persiapan, biasanya kita sudah tau inti dari permasalahannya, sehingga kita sudah bisa membayangkan gambaran umum isi bacaan dalam buku yang akan kita baca. Selanjutnya kita dapat memulai membaca cepat dengan menggunakan dua teknik tadi yaitu scaning dan skimming sehinga bisa dengan cepat mengambil inti sari isi bacaan tampa harus membaca keseluruhannya.

Pentingnya Pendidikan Anak di Usia Dini

Kanak-kanak merupakan masa keemasan anak dalam berpikir, sebagai orang tua sudah sewajarnya untuk mendidik anak sejak usia dini. Menyadari akan hal pentingnya pendidikan anak sejak usia dini pemerintah melalui PAUD berusaha untuk memaksimalkan pendidikan anak sejak dini.
Penertian dari Pendidikan anak usia dini (PAUD) itu sendiri adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.


Adapun pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.

Ada dua tujuan diselenggarakannya pendidikan anak usia dini yaitu:
Tujuan utama: untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan pada masa dewasa.
Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah.
Rentangan anak usia dini menurut Pasal 28 UU Sisdiknas No.20/2003 ayat 1 adalah 0-6 tahun. Sementara menurut kajian rumpun keilmuan PAUD dan penyelenggaraannya di beberapa negara, PAUD dilaksanakan sejak usia 0-8 tahun.
Ruang Lingkup Pendidikan Anak Usia Dini
Infant (0-1 tahun)
Toddler (2-3 tahun)
Preschool/ Kindergarten children (3-6 tahun)
Early Primary School (SD Kelas Awal) (6-8 tahun)

Sumber : Wikipedia Indonesia